INSPIRASI 30 HARI (Proyek Menulis 2 Ibu) – Day 10 : Budaya ‘Semau Gue’

Problem berulang yang selalu timbul setelah libur Lebaran adalah para Asisten Rumah Tangga (ART) yang tiba-tiba berubah status menjadi MIA (Missing in Action) alias ‘pergi dan tidak kembali lagi’. Hal tersebut terjadi juga di sanggar saya, dimana sang Office Girl juga meng-update statusnya menjadi MIA setelah mengambil upahnya in advance sebelum libur Lebaran.
 
Dari segi sumber daya manusia, itu merupakan hal yang lumrah, karena hukum alam sedang terjadi. Manusia selalu berusaha mencari pekerjaan yang lebih baik, orang selalu berusaha mencari karyawan dengan mutu yang lebih baik.
 
Tapi dari segi etika dan cara berpikir, status MIA atau menghilang tanpa kabar adalah perilaku yang menunjukkan kemunduran cara berpikir. Missing in Action yang sedari tadi saya tulis adalah sebuah gambaran keadaan dimana orang merasa bisa berperilaku semaunya, tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya itu untuk orang lain. Maka budaya berpikir seperti itulah yang bisa dikatakan budaya ‘Semau Gue’.
 
Manusia diciptakan dengan mulut dan pita suara. Gunanya untuk bisa berbicara dengan baik dan benar. Maka, kalau memang sudah tidak mau bekerja lagi di suatu tempat, gunakan mulut dan pita suara anda untuk mengatakan kepada sang atasan bahwa anda tidak akan bekerja lagi di tempat tersebut. Jangan melakukan tindakan ‘menghilang dari muka bumi’.
 
Budaya ‘Semau Gue’ ini tidak cuma terlihat dari menghilangnya para ART setelah libur Lebaran. Di kompleks perumahan tempat saya tinggal, setiap Minggu pagi dan Senin pagi, kita akan menemui tumpukan sampah plastik, sampah dari orang-orang yang nongkrong di taman pembatas jalan yang sebenarnya dimaksudkan sebagai jalur hijau. Dengan konsep berpikir ’Semua Gue’, mereka tidak mau bersusah payah mencari tempat sampah, tetapi langsung membuang sampah plastik begitu saja, karena merasa biar bagaimanapun besok pagi ada para petugas yang khusus memunguti sampah-sampah tersebut. Pertama, alangkah teganya mereka terhadap sesama manusia. Mereka yang menyampah, masakan orang lain yang memunguti sampahnya untuk dibuang ke tempat sampah. Kedua, apakah mereka tidak pernah tahu kalau sampah plastik adalah sampah yang paling berbahaya karena tidak bisa terurai ?
 
Ada lagi contoh budaya ’Semau Gue’ yang mengesalkan. Para perokok ! Rasanya seluruh dunia tahu bahwa menghisap asap rokok itu tidak sehat. Karena itu perusahaan rokok selalu mencantumkan juga bahwa merokok itu bisa membahayakan. Karena itu di tempat umum disediakan tempat khusus untuk merokok. Karena itu disediakan tempat sampah agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Karena itu di ruang ber-AC suka kita jumpai tulisan ’Dilarang Merokok di Ruangan Ber-AC’.
 
Tapi karena sudah terbiasa untuk berperilaku ’Semau Gue’, sebagian perokok ini tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Asyik merokok di ruang ber-AC, tetap merokok walaupun di sebelahnya ada ibu hamil atau anak kecil yang sedang terbatuk-batuk. Dari mobil yang bagus dan keren, tiba-tiba jendela terbuka dan twiinnggg …. meloncatlah puntung rokok ke jalanan.
 
Saya cuma bisa merasa miris dan geleng-geleng kepala kalau melihat betapa orang-orang sudah semakin seenaknya dan berperilaku sembarangan. Seharusnya kita bisa melihat kondisi negara tetangga yang warganya bisa hidup dengan rapi dan teratur, sehingga negaranyapun menjadi rapi dan teratur pula. Kalau mereka bisa, kita juga harus bisa.
 
Tidak usah memaki-maki dan menyalahkan pemerintah karena tidak bisa mengatur warganya untuk bisa hidup dengan rapi dan teratur. Budaya ’Semau Gue’ ini seharusnya bisa diminimalisasi. Mulailah untuk hidup teratur dan tidak seenaknya, dimulai dengan : DIRI KITA. Lalu tularkanlah kebiasaan ini kepada orang-orang dekat kita, seperti keluarga dan teman. Maka mereka juga akan menularkan kebiasaan ini kepada orang lainnya.
 
Apakah budaya ’Semau Gue’ bisa dihilangkan dengan cara ini ? Yuk, kita coba bersama-sama !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s