INSPIRASI 30 HARI (Proyek Menulis 2 Ibu) – Day 15 : Stay Positive

Kalau anda sudah bersusah payah memasak sebuah resep istimewa untuk keluarga, lalu tidak ada tanggapan apapun dari mereka, bagaimana reaksi anda ?

Kalau anda sudah bersusah payah membereskan rumah untuk sebuah acara keluarga besar, tapi ternyata tamu yang datang hanya seperempat dari undangan yang disebar, bagaimana reaksi anda ?

Kalau anda sudah menghabiskan waktu, pikiran dan energi untuk membuat sebuah proposal kerja, tapi tidak ada tanggapan dari atasan anda, bagaimana reaksi anda ?

Kalau anda sudah bersusah-susah mencari dan menyiapkan sebuah hadiah ulang tahun untuk teman, namun belakangan anda tahu hadiah tersebut sudah diberikan teman anda kepada orang lain, bagaimana reaksi anda ?

Teman saya berkata, selama kita masih menjadi manusia, wajar kalau kita mengalami rasa dongkol, marah, senang, sebel dan berbagai perasaan lainnya.

Mungkin mayoritas pembaca akan mengatakan reaksi awal adalah kecewa, marah, sedih dan berbagai eskpresi duka lainnya. Tapi saya juga yakin ada sebagian kecil dari pembaca yang bisa bereaksi dengan tenang.

Mengapa bisa demikian ? Jawabannya hanya satu : positive thinking. Kelihatannya sederhana, tapi pelaksanaannya tidak mudah.

Positive thinking adalah perilaku manusia dimana kita selalu memandang segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita ini dari sudut pandang yang positif.

Contohnya, jika kita sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyiapkan hidangan istimewa bagi keluarga, tapi tidak sepatah katapun keluar dari mulut suami dan anak-anak kita mengenai rasa masakan tersebut. Bagaimana kalau kita mencoba melihatnya dari sisi positif : mereka menghabiskan makanannya dengan tenang, berarti mereka menyukai rasa masakan tersebut.

Contoh kedua, jika setelah berhari-hari merencanakan dan mengubah lay out rumah untuk sebuah acara keluarga yang diduga bisa mengumpulkan sekitar 30 orang, namun kenyataannya banyak yang tidak bisa hadir, sehingga yang hadir hanya sekitar 10 orang. Yuk, kita melihat dari sisi positif : yang tidak datang memang karena mereka benar-benar tidak datang, dan lebih baik kita menjadi tuan rumah yang baik bagi 10 orang yang hadir saat itu. Bagaimana dengan makanan yang berlimpah dan berlebih ? Lihat lagi sisi positifnya : berarti kita bisa berbagai dengan sesama yang kurang mampu, misalnya para penjaga warung rokok dekat rumah, para petugas keamanan dan lain-lain.

Bagaimana dengan contoh lainnya, tentang ide-ide yang inovatif yang sudah dikemas dalam bentuk proposal yang rapi, namun tidak ada tanggapan sama sekali dari atasan kita. Sekali lagi, mari kita lihat sisi positifnya : barangkali sang atasan memang sedang sibuk sehingga belum sempat membaca proposal kita dan mungkin inilah saatnya kita bisa mencari jalan untuk mempresentasikan ide kita secara langsung tanpa menunggu sang atasan membaca proposal.

Sulit ? Sudah pasti. Mungkin dilakukan ? Sangat mungkin. Bagaimana caranya ? Berdamailah dengan diri sendiri, sehingga kita dimampukan untuk bisa melihat segala sesuatu dari sisi positifnya terlebih dahulu.

Membiasakan diri berpikir positif akan membantu kita mengikis rasa iri, cemburu, marah, benci. Sehingga yang tertinggal dalam hati hanyalah rasa senang, tenang dan rasa bersyukur.

Membiasakan diri berpikir positif juga akan membuat diri kita lebih tenang dalam menghadapi masalah hidup yang timbul karena bukan emosi yang kita manjakan.

Dan membiasakan diri berpikir positif akan membuat kita mensyukuri apa yang kita dapatkan selama ini dalam kehidupan kita.

Yuk, kita biasakan untuk berpikir positif. Dimulai dari diri kita sendiri, keluarga dan teman-teman, sampai ke orang di sekeliling kita.

Stay positive is not easy, but it’s possible !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s