Ngegosip itu enak …

Iya betul, ngegosip itu enak. Hal ini saya perhatikan dari beberapa grup sosial media yang ada. 

Mereka, termasuk saya, berkumpul dalam sebuah grup atau komunitas karena kita punya persamaan. Apapun persamaannya. Apakah karena profesi yang sama, hobi yang sama atau senang pada sesuatu yang sama. 

Karena ada faktor yang menyatukan kita, maka umumnya topik pembicaraan akan menuju ke satu arah. Namun ada yang menarik lho. Kalau diperhatikan, pembicaraan dalam sebuah grup sosmed lama kelamaan akan menjadi sebuah diskusi yang akan membawa para peserta mulai mengeluarkan opininya. 

Nah disinilah mulai muncul persimpangan jalan yang harus dipilih. Satu jalan akan membawa kita hanyut dalam pembicaraan dan menjurus menjadi spekulasi yang tak berujung. Satu jalan lagi menawarkan logika bahwa tidak perlu ikut dalam diskusi yang tak berujung. 

Tapi, sadarkah kita bahwa jalan manapun yang dipilih, kita sudah ikut serta dalam diskusi, yang secara lebih umum dikenal dengan ‘ngegosip’ ….

Dan harus saya akui, ngegosip adalah kegiatan yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama teman-teman dekat atau yang punya passion yang sama. 😊

Namun apakah ‘ngegosip’ nya kita akan menjadi gosip yang selintas saja, we talked about it just for fun, atau berkembang menjadi gosip baru yang menambah ramai dunia maya, semuanya tergantung di titik mana kita mulai mendengarkan logika kita berbicara. 

Jangan salah paham lho, saya tidak anti ngegosip. Seperti yang sudah saya bilang, saya sendiri suka melakukannya koq. Dan sampai di titik tertentu, saya merasa itu kegiatan penghilang stress. Namun terkadang ada yang justru membuat saya jadi seperti orang kepentok tembok karena pada akhirnya merugikan saya dalam bentuk menghabiskan waktu saya untuk mengetik di sosmed atau menelpon teman, atau malah membuat saya menjadi emosi jiwa. 

Maka …. Tidak ada salahnya ngegosip. Karena setiap kita berkomunikasi dengan teman, kita pasti akan mencari topik untuk dibicarakan. Namun sejauh mana kita mau terbawa dalam pembicaraan tersebut, coba deh ngobrol dengan logika. 

Sekali lagi, saya selalu setuju bahwa ngegosip itu enak koq. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s